Topik Aman Untuk Lebaran

Lebaran sebentar lagi! Artinya, bakal ada pertemuan-pertemuan di rumah tante ini, om itu, eyang ini, dan seterusnya. Dengan begitu, kita harus segera menyiapkan topik-topik obrolan supaya di setiap rumah kita gak berubah jadi mesin “Apa kabar?” dan menjawab pertanyaan-pertanyaan standar anggota keluarga lainnya seperti “Kuliah atau kerja dimana?” dan sejenisnya.

Beberapa topik mungkin cukup basi, tapi kalau kalian cukup pintar menyetir topik ini bisa menjadi pembicaraan yang berlangsung lama. Berikut beberapa topik yang kepikiran:

1. Waktu perjalanan dari rumah ke rumah yang dikunjungi

Jelas ini seperti basa-basi awalnya. Tapi seiring pembicaraan berlangsung, kalian bisa jadi bicara tentang kota yang mendadak kosong atau ramai karena mudik. Bisa juga ngobrolin mode-mode transportasi seperti motor, bis, atau kereta. Untuk yang di Palembang bisa ngobrolin pengalaman LRT. Untuk yang di Jakarta bisa ngobrolin pengalaman MRT.

2. Pujilah pakaian yang dikenakan

Topik ini mungkin akan terdengar seperti kita haus pujian balik. Tapi setelah saling memuji, kalian jadi bisa ngobrolin tentang MET Gala atau fast fashion. Hal yang lebih sederhana mungkin tentang tren warna masa kini atau model baju dan celana yang sedang menjamur.

3. Tanya sudah makan apa saja yang dimakan

Di beberapa rumah yang menyediakan makanan mungkin memiliki menu yang sama dengan rumah lainnya. Tidak menutup kemungkinan ada rumah yang punya menu out of the box di lebaran ini. Siapa tahu ada rumah yang menyajikan sushi sebagai makanan lebarannya. Obrolan lanjutannya bisa berlanjut lagi suka makanan apa atau bahkan ngomongin vegetarian diet.

4. Kegiatan setelah kunjungan

Tanyakan pada orang-orang setelah dari kunjungan rumah ini mereka mau kemana. Siapa tahu bisa jadi referensi kalian juga untuk esok harinya. Bisa jadi juga ada acara yang sebetulnya sudah kalian tunggu-tunggu tapi lupa jadwalnya, seperti beberapa film yang akan rilis.

5. Explain Yourself More

Ngapain? Kayak bakal diserap aja semua informasinya? Tenang dulu. Seharusnya kita senang ditanya banyak hal. Beri lawan bicara kita kesempatan untuk bertanya. Kita pun sebagai yang ditanya cobalah untuk lebih terbuka dan berilah jawaban yang lebih dari satu atau dua kata. Siapa tau dengan begitu, saudara kalian jadi memiliki interest lebih terhadap keseharian kalian. Tante ini mungkin tau kalian kuliah teknik, tapi apakah mereka tahu hal-hal sesungguhnya yang kalian lakukan di kampus? Dengan adanya pertanyaan yang dilontarkan pada kita, jadi ada kesempatan kita mengubah cara pandang mereka atau setidaknya memberikan gambaran lebih tentang hal-hal yang kita kerjakan. Jangan sampai kita digolongkan pada penjelasan-penjelasan stereotype yang mungkin sama sekali tidak identik dengan kita.

Selamat catch up dengan sanak saudara! Jangan lupa minta maaf, salam, dan peluk cium. Semoga ada percakapan yang berlangsung lama dan menyenangkan. Semoga pulang dari rumah-rumah mereka membawa insight-insight baru. Dan tentunya THR hehehe.

Amin.