Anxiety disorder adalah salah satu gangguan kesehatan mental yang menyebabkan seseorang dapat merasa cemas berlebihan. Biasanya gangguan ini diikuti rasa takut dan khawatir. Oleh sebab itu, orang yang mengalami gangguan ini akan terganggu aktivitas sehari-harinya.

Orang dengan anxiety disorder juga mudah mengalami mood swing (perubahan perasaan secara mendadak), sehingga dia dapat marah dan sedih kapan saja. Anxiety disorder juga dapat menyebabkan seseorang untuk menarik diri dari sekitarnya.

Kini anxiety disorder dapat diatasi dengan berbagai cara, salah satunya adalah art therapy.

Art Therapy

Art therapy adalah salah satu bentuk psikoterapi yang menggunakan seni sebagai media utamanya. Pada anxiety disorder, art therapy dapat digunakan sebagai sarana berkomunikasi. Banyak remaja yang mengalami anxiety disorder sulit untuk mengungkapkan perasaannya. Mereka ingin memberitahu orang-orang di sekitar mereka tentang perasaan cemas yang mereka rasakan. Sayangnya, alih-alih berbicara untuk membuat orang lain mengerti, para remaja itu justru marah atau menangis sebagai bentuk komunikasi. Hal itu malah menimbulkan kesalahpahaman dan menyebabkan keluarga atau orang terdekat mereka takut dan menjauh.

Art therapy dapat dilakukan dalam berbagai kegiatan seni seperti melukis. Melalui art therapy diharapkan para remaja dapat mengungkapkan perasaannya, sehingga keluarga tahu mengenai perasaan yang dialami oleh si remaja. Contohnya untuk memahami pikiran dan emosi dari remaja dengan anxiety disorder dapat melalui gamabar atau lukisan. Dalam psikologi, setiap warna ternyata merepresentasikan rasa. Contohnya warna merah dan hitam menunjukkan rasa marah, sedangkan warna kuning dan hijau menunjukkan rasa ceria.

Memahami setiap representasi warna berarti sudah selangkah lebih maju dalam memahami remaja tersebut. Penting bagi keluarga untuk paham dengan situasi dan kondisi remaja yang mengalami anxiety disorder, sebab untuk sembuh diperlukan dorongan keluarga dan orang-orang terdekat.

Art therapy tidak hanya digunakan untuk berkomunikasi, tetapi juga untuk mengurangi kegelisahan dan depresi. Melalui art therapy remaja dapat melakukan berbagai kegiatan seni yang dapat mengalihkan rasa cemas. Salah satunya dengan bermain atau mendengarkan musik. Musik dapat dengan mudah mempengaruhi mood.

Pernahkah kamu mendengar temanmu yang berkata “aku kalau lagi galau biasanya dengerin musik yang up-beat” atau “gue bisa main gitar 3 jam, kalau stress sama kuliah”

Jika pernah, itu adalah salah satu contoh pengaplikasian art therapy. Musik dapat dengan cepat mengubah kondisi perasaan, seperti merubah perasaan sedih menjadi bahagia atau kebalikannya. Oleh sebab itu, untuk menghilangkan anxiety sangat dianjurkan untuk memainkan atau mendengarkan musik-musik dengan melodi yang up-beat.

Berdasarkan penjelasan tersebut, art therapy menjadi media yang tepat untuk mengatasi anxiety disorder yang menyerang remaja.

Sumber:

Shinta, Natalia Adriani. (2011) Efektivitas Arte Therapy dalam Mengurangi Kecemasan pada Remaja Pasien Leukemia. Universitas Tarumanegara.

Natania, Anandra Purba. Perancangan Rumah Sakit Kanker dengan Pendekatan Art Therapy di Bandung. Bandung: Institut Teknologi Bnadung.

Gambar: Pinterest